Minggu, 05 Juni 2011

Asmaul Husna


Inilah yang saya ingin tunjukkan. Asmaul Husna yang sering kita lupakan. Mari kita ingat nama - nama Allah! Semoga dapat bermanfaat Amin. #BerikanPahalaBagiHambamuYangInginMencariIlmuYAALLAH ;D

Asma Al-Husna

No.NamaArabIndonesia
AllahاللهAllah
1Ar RahmanالرحمنYang Maha Pengasih
2Ar RahiimالرحيمYang Maha Penyayang
3Al MalikالملكYang Maha Merajai/Memerintah
4Al QuddusالقدوسYang Maha Suci
5As SalaamالسلامYang Maha Memberi Kesejahteraan
6Al Mu`minالمؤمنYang Maha Memberi Keamanan
7Al MuhaiminالمهيمنYang Maha Pemelihara
8Al `AziizالعزيزYang Memiliki Mutlak Kegagahan
9Al JabbarالجبارYang Maha Perkasa
10Al MutakabbirالمتكبرYang Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran
11Al KhaliqالخالقYang Maha Pencipta
12Al Baari`البارئYang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
13Al MushawwirالمصورYang Maha Membentuk Rupa (makhluknya)
14Al GhaffaarالغفارYang Maha Pengampun
15Al QahhaarالقهارYang Maha Memaksa
16Al WahhaabالوهابYang Maha Pemberi Karunia
17Ar RazzaaqالرزاقYang Maha Pemberi Rejeki
18Al FattaahالفتاحYang Maha Pembuka Rahmat
19Al `AliimالعليمYang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20Al QaabidhالقابضYang Maha Menyempitkan (makhluknya)
21Al BaasithالباسطYang Maha Melapangkan (makhluknya)
22Al KhaafidhالخافضYang Maha Merendahkan (makhluknya)
23Ar Raafi`الرافعYang Maha Meninggikan (makhluknya)
24Al Mu`izzالمعزYang Maha Memuliakan (makhluknya)
25Al MudzilالمذلYang Maha Menghinakan (makhluknya)
26Al Samii`السميعYang Maha Mendengar
27Al BashiirالبصيرYang Maha Melihat
28Al HakamالحكمYang Maha Menetapkan
29Al `AdlالعدلYang Maha Adil
30Al LathiifاللطيفYang Maha Lembut
31Al KhabiirالخبيرYang Maha Mengenal
32Al HaliimالحليمYang Maha Penyantun
33Al `AzhiimالعظيمYang Maha Agung
34Al GhafuurالغفورYang Maha Pengampun
35As SyakuurالشكورYang Maha Pembalas Budi (Menghargai)
36Al `AliyالعلىYang Maha Tinggi
37Al KabiirالكبيرYang Maha Besar
38Al HafizhالحفيظYang Maha Memelihara
39Al MuqiitالمقيتYang Maha Pemberi Kecukupan
40Al HasiibالحسيبYang Maha Membuat Perhitungan
41Al JaliilالجليلYang Maha Mulia
42Al KariimالكريمYang Maha Mulia
43Ar RaqiibالرقيبYang Maha Mengawasi
44Al MujiibالمجيبYang Maha Mengabulkan
45Al Waasi`الواسعYang Maha Luas
46Al HakiimالحكيمYang Maha Maka Bijaksana
47Al WaduudالودودYang Maha Mengasihi
48Al MajiidالمجيدYang Maha Mulia
49Al Baa`itsالباعثYang Maha Membangkitkan
50As SyahiidالشهيدYang Maha Menyaksikan
51Al HaqqالحقYang Maha Benar
52Al WakiilالوكيلYang Maha Memelihara
53Al QawiyyuالقوىYang Maha Kuat
54Al MatiinالمتينYang Maha Kokoh
55Al WaliyyالولىYang Maha Melindungi
56Al HamiidالحميدYang Maha Terpuji
57Al MuhshiiالمحصىYang Maha Mengkalkulasi
58Al Mubdi`المبدئYang Maha Memulai
59Al Mu`iidالمعيدYang Maha Mengembalikan Kehidupan
60Al MuhyiiالمحيىYang Maha Menghidupkan
61Al MumiituالمميتYang Maha Mematikan
62Al HayyuالحيYang Maha Hidup
63Al QayyuumالقيومYang Maha Mandiri
64Al WaajidالواجدYang Maha Penemu
65Al MaajidالماجدYang Maha Mulia
66Al WahiidالواحدYang Maha Tunggal
67Al AhadالاحدYang Maha Esa
68As ShamadالصمدYang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta
69Al QaadirالقادرYang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
70Al MuqtadirالمقتدرYang Maha Berkuasa
71Al MuqaddimالمقدمYang Maha Mendahulukan
72Al Mu`akkhirالمؤخرYang Maha Mengakhirkan
73Al AwwalالأولYang Maha Awal
74Al AakhirالأخرYang Maha Akhir
75Az ZhaahirالظاهرYang Maha Nyata
76Al BaathinالباطنYang Maha Ghaib
77Al WaaliالواليYang Maha Memerintah
78Al Muta`aaliiالمتعاليYang Maha Tinggi
79Al BarriالبرYang Maha Penderma
80At TawwaabالتوابYang Maha Penerima Tobat
81Al MuntaqimالمنتقمYang Maha Pemberi Balasan
82Al AfuwwالعفوYang Maha Pemaaf
83Ar Ra`uufالرؤوفYang Maha Pengasuh
84Malikul Mulkمالك الملكYang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)
85Dzul Jalaali Wal Ikraamذو الجلال و الإكرامYang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86Al MuqsithالمقسطYang Maha Pemberi Keadilan
87Al Jamii`الجامعYang Maha Mengumpulkan
88Al GhaniyyالغنىYang Maha Kaya
89Al MughniiالمغنىYang Maha Pemberi Kekayaan
90Al MaaniالمانعYang Maha Mencegah
91Ad DhaarالضارYang Maha Penimpa Kemudharatan
92An Nafii`النافعYang Maha Memberi Manfaat
93An NuurالنورYang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
94Al HaadiiالهادئYang Maha Pemberi Petunjuk
95Al BaadiiالبديعYang Indah Tidak Mempunyai Banding
96Al BaaqiiالباقيYang Maha Kekal
97Al WaaritsالوارثYang Maha Pewaris
98Ar RasyiidالرشيدYang Maha Pandai
99As ShabuurالصبورYang Maha Sabar

Sumber : WIKIPEDIA SEARCHED.

Permintaan Maaf

Saya minta maaf apabila ada yang kurang berkenan dengan blog saya. Dan juga ketidaktersediaan saya untuk mengijinkan artikel saya agar bisa di co-pas. Saya tak ingin dicopas karena saya pernah mengalami kejadian buruk. SEPUTAR COPY CATERS. Jadi saya putuskan untuk tidak mengijinkan anda mengcopas artikel saya. Mohon maaf. Saya hanya ingin berbagi dan tidak ingin merugikan anda. 

Mengapa? Menurut saya orang yang mengkopas itu tidak akan menjadi kreatif. Ia harus berusaha lebih dulu untuk menjadi kreatif. So, let's be creative!


LK.

Seputar Printer

Aslm. Saya kembali menghaturkan printer saya yang sudah mulai eror. zzzz. Oke, terus saya searching bagaimana caranya warna tinta merah keluar lagi, dan saya berharap dapat dibetulkan tanpa harus diservis. Akhirnya, saya menemukan artikel ini dan hasilnya? BERHASIL. Oke deh smart-creepers, ini saya liatkan tipsnya. Semoga bermanfaat. 
Seluruh printer mempunyai software pertolongan tentang bagaimana merawat atau mengatasi permasalahan mengenai printer tersebut. umumnya anda dapat mengaksesnya dari Menu Start > Printers and Faxes. kemudian klik kanan pada printer yang anda gunakan dan pilih “Printing Preferences…” kemudian klik tab“Maintenance”
print
Berdasarkan gambar diatas, ada beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk merawat printer yaitu :
Cleaning dan deep cleaning, digunakan untuk membersihkan head dari tinta yang menghambat jarum head printer. Perbedaan cleaning dan deep cleaning adalah dari kadar pembersihannya. Untuk deep cleaning lebih bersih dan lebih maximal dalam membersihkan jarum head printer.
Nozzle check, digunakan untuk mengecek pola dari head printer, cara ini digunakan jika pola printer mengalami permasalahan.
Print Head alinggment, digunakan untuk memperbaiki posisi head printer jika mengalami penyimpangan. Jika posisi head tidak dibenahi maka dalam mencetak garis mengalami penyimpangan. Begitu juga untuk hasil cetakan warna ,jika tidak dilakuakan pembenahan alignment-nya, kualitas warna akan menjadi jelek.
Ink Counter Reset, digunakan untuk mereset indicator tinta agar penuh kembali. Tool ini digunakan apabila telah dilakukan pengisian tinta. Sebagai catatan jika setiap mengisi tinta diusahakan sampai penuh benar sehingga indicator akan bekerja dengan tepat. Saat mengaktifkan opsi ini pastikan printer dalam keadan on.
Low Ink Warning Setting, digunakan untuk menampilkan pesan atau warning jika kondisi tinta hampir habis. Opsi sangat penting Karena akan memberi tahu kondisi tinta, langkah ini merupakan langkah preventif yang digunakan untuk mencegah kerusakan catridge yang diakibatkan karena kehabisan tinta.
Customs Setting, digunakan untuk operation mode printer dalam mengatur lama tidaknya waktu tunggu sampai tinta kering. Hal ini dimaksudkan untuk mengatur kecepatan mencetak untuk tiap lembarnya jika waktu pengeringan tinta di percepat. Namun hal ini akan berakibat kertas menjadi kotor karena proses pengeringan belum selesai maka perlu ditambah waktu untuk melakukan pengeringan dengan menggeser slide bar ke kanan maka waktu tunggu pengeringan tinta akan semakin lama atau lebih kering.

Sumber : Pencarian Google.

Rabu, 01 Juni 2011

Sungai


                                                                                                                           

1.    Sungai menurut keadaan aliran airnya dibedakan :
·         Sungai permanen - yaitu sungai yang debit airnya sepanjang tahun relatif tetap. Contoh sungai jenis ini adalah sungai Kapuas, Kahayan, Barito dan Mahakam di Kalimantan. Sungai Musi, Batanghari dan Indragiri di Sumatera.
·         Sungai periodik - yaitu sungai yang pada waktu musim hujan airnya banyak, sedangkan pada musim kemarau airnya kecil. Contoh sungai jenis ini banyak terdapat di pulau Jawa misalnya sungai Bengawan Solo, dan sungai Opak di Jawa Tengah. Sungai Progo dan sungai Code di Daerah Istimewa Yogyakarta serta sungai Brantas di Jawa Timur.
·         Sungai intermittent atau sungai episodik - yaitu sungai yang pada musim kemarau airnya kering dan pada musim hujan airnya banyak. Contoh sungai jenis ini adalah sungai Kalada di pulau Sumba.
·         Sungai ephemeral - yaitu sungai yang ada airnya hanya pada saat musim hujan. Pada hakekatnya sungai jenis ini hampir sama dengan jenis episodik, hanya saja pada musim hujan sungai jenis ini airnya belum tentu banyak.

2.   Sungai menurut arah aliran airnya dibedakan :
·         Sungai konsekuen
Sungai konsekuen adalah sungai yang arah alirannya mengikuti lereng asli/lereng awal yang ada di permukaan Bumi seperti dome, blockmontain, atau dataran yang baru terangkat. Sungai konsekuen pada gambar di atas tertera pada nomor 1 (satu) dan 5 (lima)
·         Sungai subsekuen (strike river)
Sungai subsekuen adalah sungai yang arah alirannya mengikuti arah formasi daerah/strike batuan (garis patahan). Sungai ini biasanya berupa anak sungai yang bermuara ke sungai induk, yakni sungai konsekuen. Sungai subsekuen pada gambar di atas tertera pada nomor 3 (tiga).
·         Sungai obsekuen
Sungai obsekuen adalah sungai yang arah alirannya berlawanan dengan sungai konsekuen. Sungai ini biasanya berupa anak sungai yang bergabung dengan sungai subsekuen. Sungai obsekuen pada gambar di atas tertera pada nomor 2 (dua).
·         Sungai resekuen
Sungai resekuen adalah sungai yang alirannya searah dengan sungai konsekuen atau mengalir mengikuti arah kemiringan batuan, tetapi sungai ini sebagai cabang dari sungai subsekuen. Sungai resekuen pada gambar di atas tertera pada gambar nomor 4 (empat).
·         Sungai insekuen
Sungai insekuen adalah sungai yang arah alirannya tidak menentu dan tidak mengikuti genesis daerah atau tidak mengikuti litologi dan struktur geologi yang ada. Sungai ini biasanya membentuk pola aliran dendritik. Sungai insekuen pada gambar di atas tidak tertera.

3.     Sungai menurut sumber airnya dibedakan menjadi :
·         Sungai hujan yaitu sungai yang airnya berasal dari air hujan
·         Sungai salju/gletser/es yaitu sungai yang  airnya berasal dari salju atau gletser yang mencair
·         Sungai campuran yaitu sungai yang sumber airnya berasal dari air hujan, salju atau gletser yang mencair

4.     Berdasarkan struktur lapisan batuan yang dilaluinya, sungai dibedakan menjadi:
·       Sungai anteseden
Sungai anteseden adalah sungai yang dapat mengimbangi pengangkatan daerah lapisan batuan yang dilaluinya. Jadi setiap terjadi pengangkatan, air sungai mengikisnya.
·       Sungai epigenesa
Sungai epigenesa adalah sungai yang terus menerus mengikis batuan yang dilaluinya sehingga dapat mencapai daerah batuan asli atau batuan induknya. Terjadinya sungai epigenesa diawali ketika daerah tersebut mengalami penurunan sehingga terjadi sedimentasi.

5.     Berdasarkan pola aliranya, sungai dibedakan sebagai berikut:
·         Pola aliran radial atau menjari
Pola aliran radial dibedakan menjadi dua, yaitu radial sentrifugal dan radial sentripetal. Pola aliran radial sentrifugal adalah pola aliran yang meninggalkan pusat, seperti di daerah vulkan atau gunun berbentuk kerucut. Pola aliran radial sentripetal merupakan pola aliran yang menuju pusat, seperti pada daerah basin dan ledokan
·         Pola aliran dendritik
Pola aliran ini tidak teratur, biasanya terdapat di dataran atau daerahh pentai dan di jumpai di daerah plato
·         Pola aliran trelis
Pola aliran ini merupakan pola aliran sungai yang berbentuk sirip daun atau trelis dan biasa terdapat di pegunungan lipatan
·         Pola aliran rektangular
Pola aliran ini merupakan pola aliran beerbentuk sudut siku-siku atau hampir siku-siku dan terdapat di daerah patahan atau pada batuan yang tingkat kekerasannya berbeda
·         Pola aliran anular
Pola aliran ini merupakan pola aliran yang semula merupakan aliran radial sentrifugal, selanjutnya muncul sungai subsekuen yang sejajar, sungai obsekuen, dan resekuen. Pola aliran anular terdapat di daerah dome stadfium dewasa (pegunungan tua)

Fitohormon


I.     Pengantar
Hormon adalah salah satu dari faktor dalam yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Hormon pada makhluk hidup berbeda – beda. Hormon pada tumbuhan disebut fitohormon.

II.     Pengertian
Hormon tumbuhan atau fitohormon adalah senyawa organik yang berpengaruh terhadap laju pertumbuhan yang dibuat oleh suatu bagian tumbuhan. Hormon tumbuhan dengan konsentrasi rendah menyebabkan suatu dampak fisiologis. Dampak fisiologis adalah akibat yang terjadi pada proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Beberapa contoh hormon tumbuhan antara lain auksin, giberelin, sitokinin, asam absisat, etilen, asam traumatin dan kalin. Hormon buatan atau hormon yang dibuat oleh organisme selain tumbuhan tidak dapat digolongkan sebagai hormon tumbuhan, melainkan disebut zat pengatur tumbuh.

III.     Macam – macam fitohormon
Berikut ini adalah macam – macam fitohormon :

a.     Auksin
Penemuan auksin diawali oleh seorang Frits Went (1926 - 1928) pada ujung koleoptil kecambah sejenis gandum (Avena sativa). Ternyata, auksin dapat ditemukan di ujung batang dan akar, serta tempat pembentukan bunga, daun dan buah.
Fungsi auksin antara lain :
*    Mengatur pembesaran sel
*    Memacu pemanjangan sel di daerah belakang meristem ujung
*    Merangsang pembelahan sel-sel kambium
*    Meningkatkan perkembangan bunga dan buah
*    Merangsang perkembangan perkembangan akar lateral
*    Menyebabkan pembengkokan batang
Auksin dapat membengkokan batang karena sel-sel yang mengandung lebih banyak auksin berukuran lebih panjang daripada yang mengandung sedikit auksin, akibatnya batang membengkok.
Auksin juga dapat dipengaruhi oleh pembengkokan batang yang diakibatkan oleh arah datangnya cahaya. Batang yang terkena cahaya memiliki auksin yang lebih sedikit, karena auksin mengalami kerusakan jika terkena sinar, akibatnya batang membengkok menuju arah datangnya cahaya.

b.     Giberelin
Giberelin pertama kali ditemukan di Jepang oleh Eiichi Kurosawa (1926), pada saat ia mempelajari penyakit pada padi. Senyawa giberelin dihasilkan oleh jamur Gibberella fujikuroi yang telah menyerang padi dan itu mengakibatkan padi mengalami pertumbuhan cepat, batangnya tinggi dan berwarna pucat.
Giberelin ditemukan pada bagian tumbuahn, misalnya pucuk batang, ujung akar, bunga, buah dan terutama pada biji.
Peranan giberelin adalah :
*    Merangsang pemanjangan batang dan perkecambahan
*    Merangsang pertumbuhan tunas
*    Mempercepat munculnya bunga
*    Merangsang pertumbuhan buah secara partenokarpi (tanpa fertilisasi)
Giberelin dapat menyebabkan tumbuhan kerdil tumbuh menjadi tumbuhan raksasa, umumnya tinggi tumbuhan mencapai 3 – 5 kali tinggi yang normal.

c.      Sitokinin
Sitokinin  adalah hormon tumbuhan turunan adenin berfungsi untuk merangsang pembelahan sel dan diferensiasi mitosis, disintesis pada ujung akar dan ditranslokasi melalui pembuluh xylem. Aplikasi Untuk merangsang tumbuhnya tunas pada kultur jaringan atau pada tanaman induk, namun sering tidak optimal untuk tanaman dewasa. sitokinin memiliki struktur menyerupai adenin yang mempromosikan pembelahan sel dan memiliki fungsi yang sama lain untuk kinetin. Kinetin adalah sitokinin pertama kali ditemukan dan dinamakan demikian karena kemampuan senyawa untuk mempromosikan sitokinesis (pembelahan sel). Meskipun itu adalah senyawa alami, Hal ini tidak dibuat di tanaman, dan karena itu biasanya dianggap sebagai "sintetik" sitokinin (berarti bahwa hormon disintesis di tempat lain selain di pabrik). 
Sitokinin telah ditemukan di hampir semua tumbuhan yang lebih tinggi serta lumut, jamur, bakteri, dan juga di banyak RNA dari prokariota dan eukariota. Saat ini ada lebih dari 200 sitokinin alami dan sintetis serta kombinasinya. Konsentrasi sitokinin yang tertinggi di daerah meristematik dan daerah potensi pertumbuhan berkelanjutan seperti akar, daun muda, pengembangan buah-buahan, dan biji-bijian.
Sitokinin pertama kali ditemukan oleh ilmuwan bernama Gottlieb Haberlandt pada tahun 1913 dari penemuan senyawa yang memacu pembelahan sel pada umbi kentang yang terpotong. Pada  tahun 1940, Johanes van Dverbeek menemukan bahwa air kelapa muda mengandung senyawa yang memacu pembelahan sel. Penemuan tersebut diperkuat oleh Folke Skoog dan kawan-kawan pada tahun 1950.
Sitokinin umumnya ditemukan dalam konsentrasi yang lebih tinggi di daerah meristematik dan jaringan yang berkembang. Mereka diyakini disintesis dalam akar dan translokasi melalui xilem ke tunas. biosintesis sitokinin terjadi melalui modifikasi biokimia adenin.
Proses dimana mereka disintesis adalah sebagai berikut :
Sebuah produk jalur mevalonate disebut pirofosfat isopentil adalah isomer, isomer ini kemudian dapat bereaksi dengan adenosine monophosphate dengan bantuan sebuah enzim yang disebut isopentenyl AMP synthase. Hasilnya adalah isopentenyl adenosin-5'-fosfat (AMP isopentenyl).
Produk ini kemudian dapat dikonversi menjadi adenosin oleh isopentenyl pemindahan fosfat oleh fosfatase dan selanjutnya dikonversikan ke isopentenyl adenin dengan menghilangkan kelompok ribosa.
Isopentenyl adenin dapat dikonversi ke tiga bentuk utama sitokinin alami. Degradasi sitokinin sebagian besar terjadi karena enzim oksidase sitokinin. Enzim ini menghapus rantai samping dan rilis adenin. Derivitives juga dapat dibuat tetapi jalur yang lebih kompleks dan kurang dipahami.
Ada beberapa macam sytokinin yang telah diketahui, diantaranya kinetin, zeatin (pada jagung), Benziladenin (BA), Thidiazuron, dan Benzil Amino Purin (BAP) namun sitokinin ditemukan hampir di semua jaringan meristem. 
Peranan sitokinin antara lain:
*      Bersama dengan auksin dan giberelin merangsang pembelahan sel-sel tanaman
*      Merangsang morfogenesis ( inisiasi / pembentukan tunas) pada kultur jaringan.
*      Merangsang pertumbuhan pertumbuhan kuncup lateral.
*      Merangsang perluasan daun yang dihasilkan dari pembesaran sel atau merangsang pemanjangan titik tumbuh daun dan merangsang pembentukan akar cabang
*      Meningkatkan membuka stomata pada beberapa spesies.
*      Mendukung konversi etioplasts ke kloroplas melalui stimulasi sintesis klorofil.
*      Menghambat proses penuaan (senescence) daun
*      Mematahkan dormansi biji

Merk dagang antara lain: Novelgrow. Sitokinin alami terdapat pada air kelapa.

d.   Asam Absisat
Tidak semua hormone pada tumbuhan memacu pertumbuhan. Ada juga hormon yang justru menghambat pertumbuhan, misalnya asam absisat (absisin).
Secara umum, fungsi asam absisat adalah :
*    Menghambat pembelahan dan pemanjangan sel
*    Menunda pertumbuhan
*    Membantu dormansi
Hal ini untuk membantu tumbuhan bertahan dalam kondisi yang buruk. Misalnya, merangsang penutupan stomata daun pada musim kering sehingga transpirasi (penguapan) berkurang , dan meluruhkan daun pada musim kering sehingga tumbuhan tidak kehilangan air melalui transpirasi.
Asam absisat ditemukan oleh F.I Addicott (1963) yang mengamati absisi pada tanaman kapas. Asam absisat pada awalnya disebut dormina.

e.   Gas Etilen
Pada tahun 1934, R.Gane berhasil membuktikan bahwa etilen disentisesis oleh tumbuhan dan berperan untuk mempercepat pematangan buah. Etilen adalah gas yang dikeluarkan terutama oleh buah yang sudah tua. Jika buah yang sudah tua diletakkan pada suatu tempat yang tertutup, buah akan cepat masak. Hal itu karena buah tersebut mengeluarkan gas etilen yang mempercepat pemasakan buah. Para pedagang sering memeram buah dengan gas etilen agar cepat masak. Nama dagang etilen adalah karbit.
Selain berperan dalam pemasakan buah, gas etilen juga menyebabkan penebalan batang, untuk menahan pengaruh angin. Kombinasi etilen dengan hormon lain dapat memberikan efek yang menguntungkan. Seperti apabila konsentrasi etilen dangat tinggi dibanding hormon auksin dan giberelin, etilen dapat menghambat proses pembentukkan batang, akar, dan bunga. Namun etilen juga dapat merangsang pembentukkan bunga bila bersama-sama dengan hormon auksin.
Fungsi lain etilen secara khusus adalah:
*      Mengakhiri masa dormansi
*      Merangsang pertumbuhan akar dan batang
*      Pembentukan akar adventif
*      Merangsang absisi buah dan daun
*      Merangsang induksi bunga Bromiliad
*      Induksi sel kelamin betina pada bunga
*      Merangsang pemekaran bunga

f.    Asam Traumatin
Dalam keadaan normal, etilen akan berbentuk gas dan berperan apabila terjadi perubahan secara fisiologis pada suatu tanaman. Hormon ini berperan pada proses pematangan buah. Hubungan etilen dengan auksin yaitu etilen memengaruhi pembentukan protein yang diperlukan dalam aktivitas pertumbuhan.

g.   Kalin
Kalin adalah hormone tumbuhan yang mempengaruhi pembentukan organ pada tumbuhan. Berdasarkan organ yang dipengaruhinya, kalin dapat dibedakan atas:
1.    Rizokalin, mempengaruhi pertumbuhan akar
2.    Kaulokalin, mempengaruhi pertumbuhan batang
3.    Filokalin, mempengaruhi pertumbuhan daun
4.    Antokalin atau florigen, mempengaruhi pertumbuhan bunga

Sumber : Dok. Penulis.
NB. ada beberapa kesalahan di atas. Mohon dimaklumi.
Tks.


LK.